WEB BLOG
this site the web

WINDOWS XP


WINDOWS XP adalah jajaran sistem operasi berbasis grafis yang dibuat oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, yang mencakup komputer rumah dan desktop bisnis, laptop, dan pusat media. Nama XP adalah kependekan dari “Experience”. Windows XP merupakan penerus Windows 2000 professional dan Windows Me, dan merupakan versi sistem operasi Windows pertama yang berorientasi konsumen yang dibangun diatas Kernel dan arsitektur Windows NT. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, dan lebih dari 400 juta salinan instalasi digunakan pada Januari 2006, menurut perkiraan seorang analis IDC. Windows XP digantikan oleh Windows Vista, yang dirilis untuk pengguna volume license pada 8 November 2006, dan di seluruh dunia untuk masyarakat umum pada tanggal 30 Januari 2007. Banyak Original Equipment Manufacturer (OEM) dan juga penjual ritel menghentikan produksi perangkat dengan Windows XP pada tanggal 30 Juni 2008. Microsoft sendiri terus menjual Windows XP melalui Custom-built PC (OEM kecil yang menjual komputer rakitan) sampai dengan 31 Januari 2009. Windows XP mungkin akan tetap tersedia bagi para pengguna korporasi dengan volume licensing, sebagai sarana downgrade untuk komputer-komputer yang belum siap menjalankan sistem operasi baru, Windows Vista Business Edition atau Ultimate Edition atau Windows 7 Professional.

Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi. Edisi yang paling umum dari sistem operasi Windows XP adalah Windows XP Home Edition, yang ditargetkan untuk pengguna rumahan, dan juga Windows XP Professional, yang menawarkan fitur-fitur tambahan seperti dukungan untuk domain Windows Server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan di pasar power user, bisnis dan perusahaan klien. Sementara itu, Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara TV, melihat film DVD, dan mendengarkan musik. Ada lagi Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus. Windows XP akhirnya dirilis untuk dua arsitektur tambahan selain tentunya Intel i386, yang disebut dengan Windows XP 64-bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-64 (Itanium) dan Windows XP Professional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-64. Ada juga Windows XP Embedded, sebuah versi Windows XP Professional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu, dan Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang. Pada pertengahan 2009, sebuah pabrik pertama mengungkapkan bahwa mereka memiliki sebuah telepon selular berbasis sistem operasi Windows XP.
Versi Windows berbasis arsitektur NT dikenal dengan stabilitas dan efisiensi yang lebih baik ketimbang versi Windows 9x. Windows XP menyajikan antarmuka grafis yang dirancang ulang secara signifikan, hingga perubahan tersebut dipromosikan oleh Microsoft sebagai tampilan yang lebih user-friendly dari versi Windows sebelumnya. Sebuah fasilitas manajemen software baru yang disebut Side-by-Side Assembly diperkenalkan untuk memperbaiki masalah “DLL Hell” yang sering muncul pada Windows 9x. Windows XP juga merupakan versi pertama Windows untuk menggunakan aktivasi produk “Windows Product Activation” untuk memberantas pembajakan peranti lunak, meski hal ini menjadi kontroversi. Windows XP juga telah dikritik oleh beberapa pengguna untuk kelemahan keamanan komputer, integrasi beberapa aplikasi seperti Internet Explorer 6 dan Windows Media Player yang sangat ketat, dan untuk aspek-aspek dari standar antarmuka pengguna. Versi dengan Service Pack 2, Service Pack 3, dan Internet Explorer 8 dialamatkan beberapa kekhawatiran ini.
Selama pengembangan, proyek pengembangan Windows XP ini dikenal dengan nama kode “Whistler“, yang diambil dari sebuah daerah di British Columbia, karena banyak karyawan Microsoft sering melakukan ski di Whistler-Blackcomb.
Sampai dengan akhir Agustus 2009, Windows XP adalah versi yang paling banyak digunakan sistem operasi di dunia dengan pangsa pasar 66,2%, setelah memuncak pada 76,1% pada Januari 2007. Menurut sebuah laporan Net Applications, pengsa pasar Windows XP tertinggi mencapai angka 85,3% pada Desember 2006.
Latar Belakang
Windows XP sebelumnya dikenal dengan kode sandi “Whistler”, yang mulai dikembangkan oleh para pengembang Microsoft pada pertengahan tahun 2000-an. Bersamaan dengan proyek ini, Microsoft juga tengah menggarap proyek Windows generasi baru penerus Windows Me (Millennium Edition) yang dinamakan dengan kode sandi “Windows Neptune” yang diproyeksikan sebagai “Windows NT versi rumahan”.
Setelah Windows ME dianggap kurang sukses menyaingi kesuksesan Windows 98, Microsoft pun akhirnya memutuskan untuk mengawinkan dua buah sistem operasi Windows tersebut (sistem operasi berbasis Windows NT dan sistem operasi berbasis Windows 9x) ke dalam sebuah produk. Itulah yang kita kenal sekarang dengan Windows XP.
Edisi
Windows XP muncul dalam banyak jenis:
  • Windows XP Professional
  • Windows XP Home Edition
  • Windows XP Media Center Edition
  • Windows XP Tablet PC Edition
  • Windows XP Starter Edition
  • Windows XP Professional x64 Edition
  • Windows XP Professional 64-Bit Edition for Itanium

Windows XP Professional
Windows XP Professional adalah sistem operasi Windows XP yang dibuat khusus untuk komputer desktop yang terhubung ke dalam sebuah jaringan dengan domain yang dikelola oleh Active Directory milik Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Selain itu, versi ini pun dibilang jauh lebih lengkap fiturnya dari pada Windows XP Home Edition. Ia bisa menjadi sebuah komputer server, meskipun hanya bisa menampung maksimal sepuluh client yang bisa login secara bersamaan.

Windows XP Home Edition
Windows XP Home Edition adalah sistem operasi Windows XP yang ditujukan untuk pengguna rumahan. Pada dasarnya, tidak ada perbedaan yang signifikan antara Windows XP Home Edition dengan Windows XP Professional, karena basis pembuatannya yang sama. Perbedaan yang diberlakukan terhadap versi Windows ini adalah dukungan jaringan, di mana Windows XP Home Edition tidak didesain untuk sistem dengan banyak pengguna, seperti halnya Windows XP Professional. Fitur jaringan yang tidak ada pun sangat banyak, diantaranya tidak dapat bergabung dengan sistem domain Active Directory, tidak memiliki sistem berkas terenkripsi, tidak dapat menjadi sebuah server (meski mampu membuat beberapa berkas dan folder yang dikelolanya dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus), dan tidak memiliki fitur Internet Connection Sharing (ICS), dan masih banyak yang lainnya.
Windows XP Home Edition ditujukan untuk menggantikan versi Windows sebelumnya, yaitu Windows 98 dan Windows ME, karena kedua versi Windows tersebut tergolong ke dalam kelas Windows untuk pengguna rumahan.
Windows XP Media Center Edition
Windows XP Media Center Edition adalah versi Windows XP yang dibuat khusus untuk perangkat semacam Hi-Fi, dan PC yang diletakkan di ruang duduk. Pada dasarnya, Windows XP Media Center merupakan Windows XP Home Edition yang ditambahi dukungan sebagai perekam video pribadi (Personal Video Recorder).
Windows XP Tablet PC Edition
Windows XP Tablet PC Edition adalah versi Windows XP yang dikhususkan untuk PC yang ultra-portabel, yang dinamakan oleh Microsoft dengan Tablet PC. Bentuknya yang minimalis seperti halnya Asisten Digital Pribadi (Personal Digital Assistant atau PDA), dengan kemampuan setara notebook atau laptop. Windows XP Tablet PC Edition dibangun berbasis Windows XP Professional, yang ditambahi dengan fitur pengenalan tulisan tangan (handwriting recognizition) yang lebih baik dibandingkan dengan Windows XP Professional biasa. Pada umumnya, sebuah Tablet PC dilengkapi dengan layar sentuh.
Windows XP Professional x64 Edition
Windows XP Professional x64 Edition merupakan versi Windows XP yang dikhususkan untuk prosesor dengan arsitektur x86-64. Saat ini, prosesor yang menggunakan arsitektur tersebut terbatas pada prosesor AMD dengan arsitektur AMD64 seperti Athlon 64 dan Opteron. Dari keluarga Intel ada Intel Pentium 4 dengan ekstensi EM64T (Extended Memory 64-bit Technology), dan beberapa seri dari Intel Pentium M dan D, serta beberapa varian dari keluarga Intel Core. Perbedaan dengan Windows XP Professional yang diluncurkan sebelumnya adalah pada dukungannnya terhadap akses memori lebih besar daripada 4 Gigabytes seperti pada Windows XP sebelumnya. Sebenarnya, prosesor 64-bit dari Intel maupun AMD dapat mengakses 16 Eksabyte memori, tetapi Microsoft membatasi kemampuan sistem operasi Windows ini hingga 16 Terabyte saja. Pada dasarnya, sistem operasi ini berbeda dari versi Windows XP yang lainnya, mengingat basis kode yang digunakan adalah Windows Server 2003, Standard Edition for x64, mengingat nomor versi yang digunakannya adalah5.2.3790.
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium
Windows XP Professional 64-bit Edition for Itanium merupakan versi yang sangat terbatas sekali dilihat dari segi penjualannya. Akan tetapi, produk ini mendukung teknologi mikroprosesor yang sangat bagus, yaitu IA-64 yang digunakan oleh prosesor Intel Itanium dan Intel Itanium 2. Dukungan yang diberikan oleh Microsoft adalah dukungan terhadap semua fitur dari prosesor Itanium tersebut, akan tetapi karena sedikit sekali aplikasi yang didesain untuk prosesor Itanium, penyebaran produk ini sangat sedikit.
Perbedaan fitur dari Windows XP Professional x64 Edition adalah dukungannya terhadap prosesor Itanium, dengan segala arsitektur bawaannya, seperti EFI (Extensible Firmware Interface), dan GPT (GUID Partition Table). Meskipun prosesor Itanium merupakan prosesor dengan kinerja paling efisien, Itanium tidak dapat menjalankan program yang didesain untuk Windows XP versi 32-bit maupun Windows XP x64 Edition. Ketika menjalankan program yang tidak didesain untuknya, kinerjanya pun sangat rendah.
Aplikasi yang didukung pun sangat sedikit, dan terbatas pada aplikasi yang berguna bagi komputasi tingkat tinggi, seperti aplikasi basis data, dan aplikasi ilmiah. Jika Windows versi x64 dan 32-bit mendukung akselerasi multimedia, Windows ini tidak dibekali dengan fungsi tersebut, karena memang prosesornya tidak dibekali dengan instruksi khusus untuk akselerasi multimedia.
Windows XP Professional 64-bit Edition telah dihentikan proses produksinya setelah Hewlett-Packard (satu-satunya produsen yang menawarkan workstation dengan prosesor Itanium) menghentikan penjualan workstation miliknya. Beberapa kalangan menilai, hal ini disebabkan karena Hewlett-Packard tidak begitu sukses dengan produk ini. Meski telah dihentikan proses produksinya, Microsoft tetap mendukung Windows XP 64-bit Edition ini hingga keseluruhan Windows XP dihentikan dukungannya oleh Microsoft.
Windows XP Starter Edition
Windows XP Starter Edition merupakan versi Windows XP Home Edition yang diterjemahkan ke dalam bahasa lokal masing-masing dengan menggunakan Language Interface Pack (LIP). Bahasa yang digunakannya pun beragam, mulai dari Bahasa Indonesia, Melayu, Thailand, Turki, Rusia, India, Brazil, hingga bahasa Amerika Latin (Argentina, Chili, Meksiko, Ekuador, Uruguay, dan Venezuela). Menurut berbagai sumber, Microsoft membuat Windows XP Starter Edition dengan tujuan untuk memerangi sistem operasi GNU/Linux, karena sistem operasi tersebut populer di negara-negara dunia ketiga tersebut.
Fitur dan Peningkatan
Windows XP diketahui sebagai sebuah sistem operasi yang memiliki kestabilan yang telah ditingkatkan dari pendahulunya, dan juga memiliki efisiensi yang lebih baik daripada Windows 98, Windows ME, dan Windows 2000 Professional. Hal ini dikarenakan Windows XP menerapkan sebuah teknik manajemen software yang dapat menghindari apa yang disebut dengan “neraka DLL” atau “DLL HELL”. Selain itu, tampilan Windows XP pun dirombak, hingga menjadi lebih mudah untuk digunakan.
Berikut ini adalah fitur dari Windows XP Professional :
Dukungan terhadap sistem domain Active Directory
Active Directory adalah sistem domain yang digunakan di dalam Windows Server 2000 dan Windows Server 2003. Dengan menggunakan Active Directory, sistem-sistem Microsoft Windows dapat diatur dari satu tempat saja yaitu dari sistem yang menjalankan Active Directory itu sendiri. Fitur ini sangat berguna jika diaplikasikan dalam perusahaan yang cukup besar, karena akan menyederhanakan semua proses autentikasi.
Peningkatan pengaturan kontrol akses
Sebagai sistem operasi yang ditujukan untuk pengguna korporasi, tentunya Windows XP telah dilengkapi dengan fitur pengaturan kontrol akses. Fitur tersebut digunakan untuk membatasi akses terhadap siapa saja yang tidak memiliki hak akses terhadap sebuah objek tertentu. Meskipun hal ini bukanlah teknologi baru, karena telah diimplementasikan dalam sistem operasi berbasis UNIX, implementasi fitur ini dalam Windows XP telah diterapkan secara lebih canggih dibandingkan dengan UNIX, mengingat sistem operasi UNIX membatasi akses dengan menggunakan atribut file permission. Sistem operasi sebelumnya, seperti Windows 9x, tidak dilengkapi dengan fitur ini, sehingga setiap orang akan memiliki hak untuk mengakses setiap berkas tanpa kesulitan.
Mendukung sistem berkas terenkripsi (EFS)
Windows XP memiliki sistem enkripsi EFS. Sistem ini merupakan sistem untuk memproteksi data penting sehingga tidak dapat dibuka user lain apalagi komputer lain, kecuali dengan membuka dengan kode. Sistim ini cukup handal meskipun tak sehandal sistem pihak ketiga. File yang terenkripsi akan berubah warnanya menjadi hijau.
Perbedaan 32-bit (x32 atau x86) dengan 64-bit(x64)
            Sebenarnya istilah 64 bit dan 32 bit tersebut adalah mengacu pada mikroprocessors dari komputer. Sistem Operasi maupun aplikasi 64 bit dan 32 bit didesign untuk berjalan pada microprocessors dari kedua bit tersebut. X64 untuk processors dengan architecture 64 bit, seperti intel 64 atau AMD64. Kalau x32 atau x86 (atau compatible) untuk processors 32bit (intel pentium x86).
            Microprocessors 64 bit memiliki register integer yang dapat menyimpan 64 bit data dan dapat mengirim data sebesar 64 bit antara memori dan register di CPU dalam operasi tunggal. Sementara untuk yang 32 bit hanya bisa memindah data dalam jumlah itu saja. Register adalah bagian dari CPU dimana data dapat disimpan dengan sangat cepat. Intel dan AMD telah menjual microprocessors 64 bit.
            Hal yang menarik mengenai microprocessors 64 bit adalah sistem operasi 64 bit dapat menjalankan program 32 dan 64 bit. Hal ini menjamin kompatibilitas ke belakang, terhadap aplikasi 32 bit. Jika processors 32 bit hanya dapat mengakses RAM sebesar 4 GB, sementara processors 64 bit memiliki potensi untuk mengakses RAM sebesar 16777216 TB. Penjelasannya, jika kita mempunyai 32 kran air, maka untuk memenuhi bak dengan 32 kran air itu akan lebih cepat dengan menggunakan 64 kran air, sehingga proses akan lebih cepat.
Lisensi Windows XP
a.      OEM (Original Equipment Manufactur)
OEM adalah Lisensi yang melekat pada PC/ terinstal pada PC. Lisensi ini tidak dapat di transfer ke PC lain, karena dia mencatat nomor seri processors dan motherboard. Jadi apabila terjadi penggantian Processors atau Motherboard, maka otomatis lisensi ini hilang, dan harus beli lagi. Lisensi ini di dapat dalam 1 paket (bundle) dengan computer/ Notebook baru. Produc Key dalam bentuk COA (certificate of authenticity) harus ditempelkan di CPU/ Notebook. Ativasi dilakukan per masing – masing komputer.
b.      GGK (Get Genuine kit)
GGK adalah lisensi yang diperuntukkan bagi perusahaan/ end user yang mempunyai produk Microsoft tapi belum legal (berlisensi). Bisa dibeli tersendiri, tidak perlu paket dengan CPU/ Notebook baru. Seperti OEM, lisensi ini melekat pada PC dan tidak dapat di transfer ke PC lain. Produc Key dan aktivasi per masing – masing PC. Adapula WGA (windows genuine advantage) lisensi ini juga diperuntukkan bagi perusahaan / end user yang mempunyai produk Microsoft tapi belum legal (berlisensi), hanya saja untuk mendapatkan program ini pengguna harus membelinya secara online di website Microsoft setelah validasi.
c.       GGWA (Get Genuine Windows Agreement)- terbaru
GGWA adalah program legalisasi untuk Windows XP Profesional. Sifat lisensi GGWA adalah sama seperti OEM. (Ini koreksi Microsoft Indonesia, tulisan sebelumnya ang menyebut GGWA seperti OLP adalah salah). Minimum pembelian adalah 5unit. Anda hanya bisa membelinya 1 kali saja. Contohnya, jika anda memiliki 100 PC, jika anda membeli 50 lisensi GGWA, berikutnya anda tidak bisa beli lagi lisensi GGWA.
d.      FPP (Full Packaged Product)
Lisensi ini bisa digunakan oleh perorangan maupun perusahaan. Product ini dikemas dalam bentuk box dimana didalamnya terdapat Product Key. Berbeda dengan program lisensi diatas (OEM, GGK, WGA) lisensi ini dapat ditransfer ke PC lain. Jadi, apabila terjadi kerusakan pada PC tersebut product Microsoft dapat diinstal kembali tanpa harus membeli lisensi lagi.
e.       OPEN LICENSE
(Open Business(OLP NL)). Lisensi diperuntukkan bagi perusahaan skala kecil – menengah yang menginginkan harga yang lebih murah daripada FPP dan tidak ingin membeli dengan jumlah besar di muka/ membuat komitmen di depan. Minimal pembelian pertamanya adalah 5 unit dari produksi aplikasi atau server atau system (bisa dcampur), sedangkan untuk recorder tidak ada minimum quantity dan dapat dilakukan selama 2 taun sejak pembelian pertama. Dengan membeli lisensi ini perusahaan dapat menghemat sekitar 22% dari pada membeli program FPP. Lisensi OLP melekat pada organsasi/ perusahaan dan dapat ditransfer antar PC dalam organisasi/ perusahaan yang sama. Di program lisensi Microsoft memberikan lisensi untuk product Microsoft dengan versi yang baru. Contoh : Untuk OS (Windows Vista), untuk Office (Microsoft Office 2007).

Penyimpanan Dasar Versus Penyimpanan Dinamis dalam Windows XP

Penyimpanan Disk Dasar
Penyimpanan dasar menggunakan tabel partisi normal yang didukung dengan MS-DOS, Microsoft Windows 95, Microsoft Windows 98, Microsoft Windows Millennium Edition (Me), Microsoft Windows NT, Microsoft Windows 2000, dan Windows XP. Disk dijalankan untuk penyimpanan dasar yang dikenal disk dasar. Disk dasar berisi volume dasar, seperti partisi utama, perluasan partisi, dan pengandar logis.

Lebih lanjut, volume dasar termasuk volume multidisk yang dibuat menggunakan Windows NT 4.0 atau lebih lama, seperti perlengkapan volume, stripe sets, cermin, dan stripe sets dengan keseimbangan. Windows XP tidak mendukung volume dasar multidisk. Segala perlengkapan volume, stripe sets, cermin, atau stripe sets dengan keseimbangan harus dibuat cadangan dan dihapus atau diubah ke disk dinamis sebelum Anda menginstal Windows XP Professional.
Penyimpanan Disk Dinamis
Penyimpanan dinamis didukung di Windows 2000 dan Windows XP Professional. Disk dijalankan untuk penyimpanan dinamis yang dikenal disk dinamis. Disk dinamis berisi volume dinamis, seperti volume sederhana, spanned volumes, striped volumes, mirrored volumes, dan volume RAID-5.

CATATAN: Disk dinamis tidak didukung di komputer portabel atau di komputer berbasis Windows XP Home Edition.

Anda tidak bisa membuat volume cermin atau volume RAID-5 di komputer berbasis Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, atau Windows XP 64-Bit Edition. Meskipun demikian, Anda dapat menggunakan komputer berbasis Windows XP Professional untuk membuat volume cermin atau RAID-5 di komputer jauh yang menjalankan Server Windows 2000, Server Lanjut Windows 2000, atau Server Windows 2000 Datacenter. Anda harus memiliki hak administratis di komputer jauh untuk melakukannya.

Jenis penyimpanan terpisah dari jenis sistem berkas. Disk dasar atau dinamis dapat berisi segala kombinasi dari partisi atau volume FAT16, FAT32, atau NTFS.

Sistem disk dapat berisi kombinasi jenis penyimpanan apa saja. Meskipun demikian, semua volume di disk yang sama harus menggunakan jenis penyimpanan yang sama.
Ubah Disk Dasar menjadi Disk Dinamis
Gunakan snap - in Manajemen Disk di Windows XP untuk mengubah disk dasar menjadi disk dinamis. Untuk melakukannya, ikuti langkah berikut:
  1. Logon sebagai Administrator atau anggota dari grup Administrator.
  2. Klik Mulai menjalankan, dan kemudian klik Panel Kontrol.
  3. Klik Kinerja dan Pemeliharaan, klik Alat Administratif, kemudian klik-dua kali padaManajemen Komputer.
  4. Di sisi sebelah kiri, klik Manajemen Disk.
  5. Di sisi sebelah kanan, klik kanan disk dasar yang ingin Anda ubah, kemudian klik Ubah ke Disk Dinamis.

    CATATAN:Anda harus klik kanan bidang abu-abu yang berisi judul disk di sisi sebelah kiri bidang RINCIAN. Misalnya, klik kanan Disk 0.
  6. Pilih kotak centang yang berada di sebelah disk yang ingin Anda ubah (apabila belum dipilih), kemudian klikOK.
  7. Klik Rincian apabila Anda ingin melihat daftar volume di disk.
  8. Klik Ubah.
  9. Klik Ya ketika Anda diminta untuk mengubah disk, kemudian klik OK.
PERINGATAN: Setelah Anda mengubah disk dasar menjadi disk dinamis, akses lokal untuk disk dinamis dibatasi untuk Windows 2000 dan Windows XP Professional. Lebih lanjut, setelah Anda mengubah disk dasar ke disk dinamis, volume dinamis tidak bisa diubah kembali ke partisi. Anda pertama-tama harus menghapus semua volume dinamis di disk, kemudian ubah disk dinamis kembali ke disk dasar. Apabila Anda ingin menjaga data Anda, Anda pertama-tama harus membuat cadangan data atau memindahkannya ke volume yang lain

Syarat Penyimpanan Dinamis:
  • Volume adalah unit penyimpanan dari ruang kosong di satu disk atau lebih. Volume tersebut dapat diformat dengan sistem berkas dan ditetapkan dengan huruf pengandar. Volume di disk dinamis dapat memiliki layout berikut: sederhana, spanned, mirrored, striped, atau RAID-5.
  • Volume sederhana menggunakan ruang kosong dari disk tunggal. Volume ini dapat berupa wilayah tunggal di sebuah disk atau terdiri dari wilayah yang banyak dan berjalin. Volume sederhana dapat diperpanjang dalam disk yang sama atau ke disk tambahan. Apabila volume tunggal diperpanjang di banyak disk, maka akan menjadi volume yang spanned.
  • Spanned volume dibuat dari disk kosong yang dihubungkan bersama dari banyak disk. Anda dapat memperpanjang volume yang spanned ke maksimal 32 disk. Spanned volume tidak bisa dicerminkan dan toleransi kegagalan.
  • Striped volume adalah volume yang datanya dikembangkan di dua disk fisik atau lebih. Data pada jenis volume ini dialokasikan secara berselang-seling dan bahkan pada setiap disk fisik. Spanned volume tidak bisa dicerminkan atau diperpanjang dan bukan toleransi kegagalan. Striping juga dikenal sebagai RAID-0.
  • Mirrored volume merupakan volume toleransi kegagalan yang datanya diduplikasi di dua disk fisik. Semua data di satu volume disalin ke disk yang lain untuk menyediakan redundansi data. Apabila satu dari disk gagal, data tetap masih dapat diakses dari disk tersisa. Mirrored volume tidak dapat diperpanjang. Mirroring juga dikenal sebagai RAID-1.
  • Volume RAID-5 toleransi kegagalan volume yang datanya di-strip pada larik tiga disk atau lebih. Parity (nilai yang dihitung dapat digunakan untuk menyusun kembali data setelah mengalami kegagalan) juga di-strip di larik disk. Apabila disk fisik gagal, porsi volume RAID-5 yang berada di disk yang gagal dapat dibuat ulang dari data sisa dan parity. Volume RAID-5 tidak dapat dicerminkan atau diperpanjang.
  • Volume sistem berisi berkas khusus perangkat keras yang diperlukan untuk memuat Windows (misalnya, Ntldr, Boot.ini, dan Ntdetect.com). Volume sistem bisa saja, namun tidak harus, sama dengan volume boot.
  • Volume boot berisi berkas sistem operasi Windows yang berada di map %Systemroot% dan %Systemroot%\System32. Volume boot bisa saja, namun tidak harus, sama dengan volume sistem.

Keunggulan dan Kelemahan Windows XP

Keunggulan :

ü  Windows XP memiliki stabilitas yang tinggi terhadap sistem yang dimilikinya.
ü  Aplikasi yang dijalankan pada system Windows XP dapat dijalankan oleh komputer lain melalui internet.
ü  Dengan menggunakan Remote Assistence kita dapat memonitor kerusakan komputer yang terjadi pada komputer lain dari jarak jauh melalui internet.
ü  Memiliki sistem keamanan yang dapat digunakan untuk melindungi folder – folder khusus agar dapat digunakan oleh pemiliknya sendiri.
ü  Windows XP dapat digunakan untuk berbagai aplikasi secara real time ke seluruh dunia.
ü  Banyak software yang Compatible.
ü  Bayak software yang stabil berjalan di OS ini.
ü  Tidak akan ada masalah atau konflik antara software dan hardware.
ü  Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di OS lain
Kelemahan :
Ø  Pihak Microsoft sangat membatasi kenyamanan pemakaian terhadap SO Windows XP ini, dimana setiap pengguna harus melakukan aktivasi pihak microsoft pada periode – periode tertentu.
Ø  Tidak adanya Java Virtual Machine seperti generasi – generasi Windows sebelumnya.
Ø  Harga lisensinya cukup mahal
Ø  Komunitasnya cukup sedikit, karena bersifat closed-source
Ø  Banyaknya virus yang menyerang.
Ø  Sistem yang kurang stabil



REFERENSI

0 komentar:

Poskan Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies